Materi ke dua pkkmb fakultas kesehatan

 

TEMA : From Organization to Leadership: Personal Branding for the Next Generation

Orang yang sibuk biasanya lebih dekat dengan kesuksesan, karena mahasiswa seharusnya memiliki kesibukan yang bernilai positif seperti mengikuti organisasi, lomba, maupun magang. Organisasi sendiri merupakan wadah formal yang mengatur struktur, membagi tugas, serta mengarahkan kerja sama demi mencapai tujuan bersama. Dari organisasi, mahasiswa belajar menjadi solusi, bukan hanya penonton, sekaligus membangun karakter kepemimpinan. Kepemimpinan adalah kemampuan mengatur orang sesuai aturan untuk mencapai tujuan, yang melibatkan pemimpin, anggota, dan situasi yang dihadapi. Setiap situasi membutuhkan gaya kepemimpinan berbeda, sehingga melatih mahasiswa menjadi lebih adaptif. Kesuksesan pada dasarnya ditentukan oleh 80% soft skills dan 20% hard skills. Soft skills mencakup komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan, sedangkan hard skills adalah kemampuan teknis yang menunjang tetapi tidak cukup sendirian. Oleh karena itu, mahasiswa perlu melengkapi diri dengan personal branding. Personal branding adalah cara menampilkan diri kepada orang lain, menemukan perbedaan dengan yang lain, serta menjaganya secara konsisten. Kesempatan akan datang pada mereka yang terbuka pada peluang dan berani menunjukkan nilai diri. Media sosial juga bisa menjadi sarana mendukung personal branding dengan menampilkan citra diri yang sesuai. Melalui hal ini, mahasiswa dapat menunjukkan keunikan yang dimiliki sehingga lebih mudah dikenal dan diingat. Dengan gabungan soft skills, hard skills, serta personal branding yang kuat, mahasiswa akan memiliki daya saing lebih tinggi. Kesibukan yang terarah, organisasi yang bermakna, dan kepemimpinan yang terbentuk akan menjadikan mahasiswa berkarakter unggul serta siap menghadapi masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume UNUSA masuk the impact rangking 2025

materi ke 3 pkkmb fakultas kesehatan

Pra BToPH 1 (Basic Training Of Public Health) Oc