resume materii pkkmb 2

 

Halo nama aku Amanda sofia salsabila dari fakultas kesehatan prodi S1 Kesehatan Masyarakat. Hari ini saya telah elakukan PKKMB hari

Tema : Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri

Saat ini kita hidup di era Artificial Intelligence (AI), di mana teknologi ini sudah digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan sehari-hari. Khusus dalam bidang pendidikan, mahasiswa dituntut untuk siap menghadapi perubahan agar tidak tertinggal dan dirugikan oleh perkembangan zaman.

Perkembangan AI berlangsung cukup panjang, sekitar tujuh tahun terakhir, yang awalnya masih terbatas namun kini semakin meluas dan canggih. Meski begitu, secanggih apapun AI, tetap ada hal yang tidak dapat digantikannya, yaitu kecerdikan, kreativitas, dan kemampuan menciptakan ide baru. AI pada dasarnya hanya dapat meringkas, merangkum, dan mengolah data, tetapi tidak mampu menghadirkan kreativitas orisinal atau nilai kemanusiaan.

Karena itu, mahasiswa perlu membekali diri dengan empati, kreativitas, dan nilai kemanusiaan. Jika tidak, maka banyak pekerjaan akan digantikan oleh AI. Bidang-bidang yang minim kreativitas dan empati sangat berisiko tergantikan, sementara bidang yang menuntut kreativitas, inovasi, dan kemanusiaan—seperti kesehatan—akan tetap memerlukan peran manusia.

Untuk menghadapi era ini, dibutuhkan keseimbangan antara pemanfaatan AI dengan penguatan kreativitas dan empati. Mahasiswa juga harus memiliki landasan ideologi yang kuat agar teknologi tidak menggeser nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan. Dengan demikian, AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung, bukan menggantikan, peran manusia.

TEMA: Pengenalan Nilai Budaya dan Etika Kehidupan Kampus, Tata Krama dan Norma Kehidupan Kampus, Terampil Serta Bijak dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial.

Media sosial saat ini sudah menjadi bagian penting dari kehidupan generasi muda. Namun, media sosial memiliki dua sisi: bisa dimanfaatkan untuk hal positif, seperti komunikasi, belajar, dan pengembangan diri, tetapi juga bisa berdampak negatif, misalnya munculnya cyber bullying, penipuan, atau penyebaran hoaks.

Kita hidup di era teknologi yang semua aktivitas meninggalkan jejak digital, baik terlihat maupun tidak. Jejak ini bisa memengaruhi banyak hal, seperti peluang kerja, beasiswa, hingga hubungan sosial. Karena itu, mahasiswa harus bijak menjaga data pribadi, menyaring informasi sebelum membagikannya, serta menjauhi berita provokatif.

Sebagai netizen cerdas, mahasiswa harus mengedepankan empati, menghindari komentar negatif, dan menghadapi perbedaan dengan bijak. Selain itu, penting untuk membatasi penggunaan media sosial, menggunakan gawai untuk hal yang bermanfaat, serta tidak menjadikan media sosial sebagai tolok ukur kehidupan.

Mahasiswa baru juga perlu membangun personal branding, melatih public speaking, aktif dalam organisasi, mengembangkan keterampilan, serta memperluas jaringan sosial. Dengan cara ini, media sosial dapat menjadi sarana pengembangan diri, bukan sekadar hiburan semu.

TEMA:Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja AnNahdliyah 

 KH. Ma’ruf Khozin, Ketua Aswaja Center PWNU Jawa Timur, menegaskan pentingnya peran mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah. Sebagai bagian dari civitas akademika NU, mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga harus berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang menjadi dasar ideologi Nahdlatul Ulama.

Menurut beliau, generasi muda—khususnya mahasiswa—harus mampu menjaga tradisi keilmuan, spiritualitas, dan moralitas yang diwariskan ulama salaf. Aswaja An-Nahdliyah tidak hanya sebatas identitas, tetapi juga pedoman hidup yang menekankan keseimbangan antara ilmu, iman, akhlak, dan pengabdian sosial.

Mahasiswa UNUSA diharapkan menjadi teladan dalam menyebarkan Islam yang toleran, moderat, dan rahmatan lil ‘alamin, sekaligus aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Dengan berlandaskan pada nilai-nilai Aswaja, mahasiswa dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang berintegritas, kritis, inovatif, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri ke-NU-annya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume UNUSA masuk the impact rangking 2025

materi ke 3 pkkmb fakultas kesehatan

Pra BToPH 1 (Basic Training Of Public Health) Oc